Magelang—November 2025 LPPM STIKes Karya Bhakti Nusantara (KBN) Magelang turut berpartisipasi dalam Gelar Karya Kampus Berdampak: Kedu Innovation, sebuah ajang pameran inovasi penelitian dan pengabdian masyarakat yang menjadi bagian dari rangkaian KMI Expo tahun 2025 di Universitas Tidar pada tanggal 19-21 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perguruan tinggi se-Kedu, meliputi daerah Magelang, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, Banjarnegara dan Purworejo. Keikutsertaan ini menjadi bukti komitmen STIKes KBN dalam menghadirkan karya ilmiah dan pengabdian yang relevan, solutif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
Pada kesempatan ini, LPPM STIKes KBN menampilkan sejumlah karya dan program unggulan yang telah diimplementasikan oleh dosen dan mahasiswa dalam kegiatan penelitian serta pengabdian masyarakat. Stand pameran STIKes KBN mendapat perhatian pengunjung karena menampilkan program berbasis komunitas yang berorientasi pada peningkatan literasi kesehatan dan pencegahan penyakit. Salah satu momen yang membanggakan ketika rombongan Prof Sugiyarto, Rektor Universitas Tidar dan Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd selaku ketua panitia KMI Expo mengunjungi stand LPPM STIKes KBN dan menunjukkan apresiasi terhadap hasil penelitian dan pengabdian yang ditampilkan.
Beberapa hasil karya antara buku hasil pengabdian masyakarat yang telah di mendapatkan HKI dihadirkan LPPM STIKes KBN pada kegiatan Kedu Innovation, meliputi:
- Program Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) berbasis posbindu dan komunitas lokal
- Model Intervensi Promotif–Preventif di Sekolah untuk peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
- Inovasi Media Pembelajaran Kesehatan, termasuk modul dan alat peraga yang dikembangkan dosen bersama mahasiswa.
- Edukasi Kesehatan Reproduksi dengan pendekatan komunikasi efektif berbasis kelompok
Program-program tersebut merupakan bagian dari upaya STIKes KBN dalam mengembangkan penelitian terapan dan pengabdian masyarakat yang fokus pada kebutuhan kesehatan masyarakat Kedu dan sekitarnya.
Ketua LPPM STIKes KBN, Novida Prima Wijayanti, S.Kep., Ns., M.Kep, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan langkah penting bagi kampus untuk memperluas jejaring dan memperkuat kualitas riset serta pengabdian kepada masyarakat.
“Kedu Innovation memberi ruang bagi kami untuk memperkenalkan karya dan program yang telah dilakukan bersama masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini membuka kesempatan kolaborasi yang lebih luas antarperguruan tinggi di Kedu Raya. Kami berharap seluruh karya yang dipamerkan dapat memberikan inspirasi dan memperkuat dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa LPPM STIKes KBN akan terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan tantangan kesehatan masa kini.
Partisipasi STIKes KBN dalam Kedu Innovation mendapat apresiasi dari berbagai pihak, mulai dari akademisi, praktisi kesehatan, hingga perwakilan institusi pemerintahan. Pengunjung memberikan respons positif terhadap pendekatan pemberdayaan masyarakat yang digunakan oleh LPPM, terutama program intervensi yang berfokus pada pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup komunitas.
Kegiatan ini juga memperkuat posisi STIKes KBN sebagai institusi kesehatan yang aktif berkontribusi dalam ekosistem inovasi regional, serta menunjukkan komitmen kampus dalam memperkuat tridharma perguruan tinggi, terutama pada aspek penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dengan terselenggaranya partisipasi dalam Gelar Karya Kampus Berdampak: Kedu Innovation, STIKes KBN menegaskan visinya sebagai perguruan tinggi kesehatan yang adaptif, berkolaborasi, dan berorientasi pada dampak. LPPM berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi dan menghadirkan inovasi-inovasi yang lebih besar bagi masyarakat Kedu Raya dan Indonesia.